Andai Aku Jalan Kaki
Masihkah Kau Mencintaiku ... ??
Sudah beberapa tahun sejak kejadian
itu ,..kini aku punya segalanya. Hampir semua yang diimpikan rata – rata tiap
lelaki,..rumah mewah , mobil premium , tabungan yang lumayan besar hingga mesin ATM sering mengirimkan
pesan “ Rekening yang Anda tuju sudah
penuh ,... “. Hampir semua yang aku inginkan sekarang bisa
aku dapatkan dengan mudah,.. .
Ya,.. akulah sang kaya raya itu, yang
sukses di masa mudaku, .. dengan begitu
banyak sahabat dan teman di selilingku, dari yang begitu dekat atau hanya
sekedar say hello ..menyapa dengan
sedikit basa – basi . Mereka selalu welcome
untukku ..dan memberikan pelayanan terbaiknya padaku.
Nyaman sekali rasanya ..aku bahkan
menjadi casanova di mata gadis –
gadis di sekitarku,..ada yang dengan blak
– blakan ..menyatakan perasaanya ,..bukan hanya sekali, tetapi berkali –
kali hingga aku malas mengingat siapa saja mereka ..bahkan ada yang menawarkan
diri siap memenuhi kebutuhanku apa pun, kapan pun ..full service ! . Benar – benar Co
sweet ..banget ..!! jadi diriku.
Tapi ketika aku dalam kesendirianku
..semua hal itu sirna ..ku merenung dalam diam ..benarkah semua ini karena aku
! Murni tanpa kepalsuan ?? atau hanya fatamorgana
belaka yang hilang dalam sekejab ketika semuanya menjadi tidak indah lagi
..sebuah renungan yang menghantam jiwa ,..sisi jiwaku yang lain berontak
mempertanyakan dimensi diriku yang lain .. “ Benarkah aku Bahagia ??
“.
Keberadaan mereka yang senantiasa di
dekatku, yang selalu ada dan tampak tak pernah bosan mengelilingiku...tuluskah
mereka padaku ..??. Tuluskah mereka melakukan semua itu demi diriku ..tanpa embel – embel apapun .. ** Ya Tuhan ..aku bersyukur pada –
Mu ..karena telah memberikan semua karunia
yang melimpah padaku, dan sungguh sangat mudah bagi – Mu membalikkan
semua itu dalam hitungan detik ..dan membuatku
“ Don Juan “ menjadi seorang “ Pecundang
penuh hutang dan masalah“.
Suatu keadaan yang benar – benar
berbanding terbalik seperti layaknya sebuah roda kehidupan yang terus
berputar,..dan “ Seandainya suatu saat
aku berjalan kaki di bawah terik matahari, bermandi keringat , menahan lapar
dengan dompet yang isinya tidak seberapa ..” masihkah kalian tersenyum ,
menyapa dan menyambut hangat diriku ...sebagai seorang manusia ..??. Masih adakah engkau disaat aku terpuruk
dalam dukaku ..??
***** Kini kurasakan kau meninggalkan
diriku dalam duka dan kesendirianku .. “Mana kata – kata mu dulu .. “ Cinta sampai mati ku untuku mu “ hmmm ...baru kini ku sadari hanya segelintir orang yang menemaniku ,... yang
berada di dalam rumahku yang mampu melakukan itu semua .. mereka yang benar – benar mengenalku dan mengetahui
bagaimana perjuangan , tangisku bahkan keluh kesahku meraih semua sukses itu
lagi.
Mereka yang benar – benar tulus dan
memberikan cinta sejatinya tanpa pamrih , mau mengalah atas ego – ku , tingkah burukku dan selalu
membuka pintu maafnya ..bahkan sebelum aku sempat meminta maaf dari mereka ..
Itulah Hartaku ..sekarang ..Cintaku yang sejati, .. cinta yang tak bisa terbeli
bahkan oleh intan permata .. .
Dan kelak jika kalian hadir
kembali dalam lingkaran kehidupan ku ..maka hanya satu hal yang ingin
aku pastikan .. “ Maukah kalian menjadi
cinta sejatiku ..?? “. Karena pahitnya hidup membantuku menemukan hal
termanis yang tidak pernah aku sadari sebelumnya .. .
`safitri/20.6.12’
Tidak ada komentar:
Posting Komentar